Tanya Jawab Seputar Teknik Fisika

Question and Answer TEKNIK FISIKA

Kalau kamu tinggal di JAKARTA, Jabodetabek dan sekitarnya, apalagi sambil BEKERJA, maka kamu harus masuk TEKNIK FISIKA UNAS, yang didirikan oleh Dosen dan Alumni Teknik Fisika ITB tahun 1974 (Teknik Fisika Ketiga yang berdiri di Indonesia setelah ITB dan ITS), dengan dosen pengajar yang merupakan techno entrepreneur, praktisi dan alumni ITB, ITS, UNAS dan UGM.

Q: Dimana saja lulusan TEKNIK FISIKA bekerja?
A: Lulusan TEKNIK FISIKA bekerja di

  • Oil and gas company seperti Santos Asia PSIFIC Pty, Chevron, PT. Conoco Philips Indonesia, PT. Pertamina, Total Indonesia, Shell Norway, Rasgas Company Limited, dan PT. Halliburton Indonesia.
  •  Contractor for oil and gas company seperti PT. Guna Nusa Utama Facricators.
  • Engineering, Procurement and Construction (EPC) for oil and gas company seperti PT. Pakarti Tirtoagung, PT. Pratiwi Putri Sulung, PT. Surtech Utama Indonesia. PT. Rekayasa Industri, PT. Rekayasa Engineering, PT. Erraenersi Konstruksindo (ENERKON) dan PT. Global Mandira Semesta.
  • Penunjang operasional oil and gas company seperti PT. Elnusa Petrofin.
  • Control System seperti PT. Control Systems Arena Para Nusa dan PT. Azbil Berca Indonesia
  • Techno Entrepreneur (produsen dan owner local safety shoes) seperti PT. Solusi Safety Indonesia.
  •  Mining (pertambangan) seperti PT. Adaro, PT. Freeport Indonesia dan PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk.
  •  Energi Baru dan Terbarukan (EBT) seperti Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Chevron dan PT. Pertamina
  •  Services for Energy seperti PT. Ultimate Standard International – Unnamed Aerial Vehicle (UAV) atau Pesawat Tanpa Awak – Manufacturing seperti PT. Sinarmas Pulp and Paper Products, PT
  • Elangperdana Tyre Industry dan Honeywell International – Konstruksi seperti PT. Waskita Karya dan PT Hutama Karya – Lembaga Penelitian seperti KIM-LIPI (Kalibrasi, Instrumentasi,
  • Metrologi) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) – Perusahaan Listrik seperti PT. PLN, PLTGU Tanjung Priok, PT. Yokogawa Indonesia dan PT. Pembangkitan Jawa Bali (PJB)
  •  Perusahaan Teknologi Informasi yaitu PT. Phintraco Consulting
  • BUMN seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian ESDM
  • Asosiasi seperti Ketua Asosiasi Produsen Dalam negeri Penunjang Pertambangan (APDNPP)

Q: Apa saja PROFESI SARJANA TEKNIK FISIKA di dunia kerja?
A: Sarjana TEKNIK FISIKA memiliki pengetahuan yang luas mengenai ilmu engineering (rekayasa), ilmu sains dan ilmu manajemen dalam organisasi sehingga sangat memungkinkan Sarjana TEKNIK FISIKA menjadi manager, engineer atau supervisor dengan sub ordinate dari berbagai disiplin ilmu teknik dan disisplin ilmu sains.

Sarjana TEKNIK FISIKA bisa menjadi engineering manajer, techno entrepreneur (owner dan produsen), instrument engineer, safety engineer, control system engineer, material engineer, programmer, dan konsultan engineering

Q: Mengapa TEKNIK FISIKA UNAS sangat diminati (favorit)?
A: TEKNIK FISIKA Universitas Nasional sangat diminati karenakemampuannya dalam mengaplikasikan bidang yang dibutuhkan industri. TEKNIK FISIKA UNAS menggabungkan antara ilmu fisika, engineering dan manajemen yang diperlukan oleh lulusan Sarjana Teknik. Teknik Fisika dikenal sebagai “Master Key”, ibaratnya satu kunci dapat membuka semua pintu dalan suatu bangunan.

Q: Mengapa harus kuliah di TEKNIK FISIKA UNAS?
A: TEKNIK FISIKA pada awalnya dikatakan sebagai “Master Key”,
kemudian dilanjutkan dengan istilah “All Round Engineering”, Forefront Engineering, Integrated Engineering, Field Engineer dan Arranger . Istilah-istilah ini muncul karena TEKNIK FISIKA mengakomodir bidang kajian baru dan mempelajari multidisiplin ilmu baik multidisiplin ilmu teknik maupun ilmu sains. Kalau kamu tinggal di Bandung, kamu bisa masuk Teknik Fisika ITB. Kalau kamu tinggal di Surabaya, kamu bisa masuk Teknik Fisika ITS. Kalau kamu tinggal di Yogyakarta, kamu bisa masuk Teknik Fisika UGM.

Q: Apa keunggulan dan keuntungan jika saya menjadi lulusan TEKNIK FISIKA UNAS?
A: Sebagai lulusan TEKNIK FISIKA, Anda memiliki keunggulan seperti,

  1. Dapat menjadi Field Engineer, Engineering Manager, Safety
  2. Engineer, Instrument Engineer, System Control Engineer, karena multidisiplin ilmu teknik dan multidisiplin ilmu sains yang telah Anda pelajari dari para praktisi di bangku kuliah artinya Anda dapat menjadi atasan dan memahami sub ordinate dan problem multidisiplin yang anda hadapi nanti di perusahaan.
  3. Mendapatkan Kurikulum dari mata kuliah multidisiplin teknik dan multidisiplin sains yang terintegrasi, sehingga menguntungkan Anda saat bekerja di perusahaan.
  4.  Anda juga mendapatkan bekal manajemen dari praktisi dengan adanya Mata Kuliah Manajemen Proyek dan Perilaku Berorganisasi, sehingga dapat mengasah soft skill Anda.
  5. Apalagi dengan adanya Mata Kuliah K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) akan menambah kepedulian Anda pada keselamatan dan kesehatan di manapun Anda berada.
  6. Anda difasilitasi berbagai pelatihan yang sangat diperlukan dunia kerja, yang menjadi nilai lebih Anda saat menjadi mahasiswa dan lulusan TEKNIK FISIKA UNAS.

Q: Siapa saja yang dapat mengikuti perkuliahan di TEKNIK FISIKA UNAS?
A: TEKNIK FISIKA awalnya merupakan ide orang Belanda. Mereka ingin
mencetak lulusan yang memiliki jiwa riset rancang bangun. TEKNIK FISIKA pertama didirikan di ITB tahun 1950, kemudian dosen ITB mendirikan TEKNIK FISIKA di ITS tahun 1965 dan TEKNIK FISIKA di UNAS tahun 1974, jadi TEKNIK FISIKA UNAS merupakan TEKNIK FISIKA pertama yg didirikan PTS di Indonesia. TEKNIK FISIKA UNAS merupakan Prodi Teknik Pertama di UNAS dan merupakan cikal bakal berdirinya Fakultas Teknik di UNAS. Dengan hubungan history yang baik tersebut, yang menjadi mahasiswa TEKNIK FISIKA diantaranya berasal dari lulusan IPA dan IPS dari SMA/SMK, pindahan dari ITB, termasuk pindahan dari D3 UI, D3 PNJ, D3 UNPAD, D3 ITS, D3 ITB, D3 Poltekkes, D3 Radiologi, D3 Perminyakan, D3 PLN, dan diploma lainnya.

Q: Apakah materi perkuliahan di prodi TEKNIK FISIKA UNAS itu sulit?
A: Materi kuliah TEKNIK FISIKA UNAS lebih banyak ke bidang engineering
(rekayasa) dan aplikasi sehingga bisa diikuti oleh mahasiswa. Ada beberapa materi basic seperti fisika, kimia, matematika, yang diperoleh pada tingkat I, selanjutnya mempelajari aplikasi yang akan didapatkan di dunia industri. Untuk itulah, materi perkuliahan TEKNIK FISIKA menjadi menyenangkan, apalagi diajarkan oleh dosen praktisi baik techno entrepreneur dan kalangan industri.

Q: Dengan pengetahuan basic science saya saat di SMA/SMK sedikit bagaimana cara mengatasinya ketika kuliah di TEKNIK FISIKA UNAS?
A: Basic Science diperoleh pada tingkat I, selanjutnya aplikasi di dunia industri, dan itu sangat menarik, apalagi Anda menerimanya dari praktisi. Ketika Anda bertekad maka tentu ada pengorban an. Pengorbanan yang Anda siapkan selama di TEKNIK FISIKA UNAS tidak akan sia-sia ketika Anda menjadi Sarjana TEKNIK FISIKA. Dengan tekad dan pengorbanan, lulusan IPS pun dapat bekerja di beberapa perusahaan bahkan saat menjadi mahasiswa dan menghasilkan paten sederhana.
Q: Saya saat ini sedang bekerja, apakah TEKNIK FISIKA UNAS memiliki kelas non reguler untuk mahasiswa seperti saya?
A: Iya benar. Dengan perkembangan industri saat ini, apalagi posisi kampus yang menaungi TEKNIK FISIKA UNAS sangat strategis dan berada di DKI Jakarta, Ibukota Republik Indonesia, TEKNIK FISIKA UNAS memberikan kesempatan bagi putra-putri Indonesia yang bekerja untuk mengikuti Kelas Non Reguler atau Kelas Karyawan. Jadwal perkuliahan yang diberikan yaitu Senin-Jumat pukul 17.00-
20.20 dan Sabtu 08.00-18.40 dengan rata-rata jumlah Mata Kuliah 810 Mata Kuliah per semester atau 18-24 sks per semester. Total kelulusan 144 SKS yang dapat dicapai selama 7-8 semester.
Q: Mengapa Prodi TEKNIK FISIKA sangat diperlukan di Indonesia dan luar negeri?
A: Prodi TEKNIK FISIKA sangat diperlukan di Indonesia dan luar negeri karena Teknik Fisika merupakan prodi teknik yang mempunyai fleksibilitas yang relatif tinggi untuk menangani bidang yang belum tersentuh oleh prodi teknik lainnya. Bidang baru yang diperlukan industri belum memiliki “rumah” yang jelas dan melibatkan berbagai disiplin ilmu yang terintegrasi.

Q: Bidang kajian apa saja yang ada di prodi TEKNIK FISIKA UNAS?

A: Bidang kajian yang ada di TEKNIK FISIKA Universitas Nasional meliputi
5 (lima) bidang yaitu Rekayasa Instrumentasi & Kontrol, Rekayasa Energi, Rekayasa Material, Rekayasa Fotonika dan Rekayasa Akustik.

Q: Seberapa penting peran bidang kajian pada prodi TEKNIK FISIKA?

A: Bidang kajian TEKNIK FISIKA telah menjadi trade mark yang
merupakan aset yang amat berharga dalam menentukan peran yang paling optimal bagi perkembangan industri.

Q: Apa saja yang bisa diatasi oleh TEKNIK FISIKA?

A: Dengan fleksibilitas yang dimiliki, TEKNIK FISIKA dapat mengatasi hal-hal seperti

  1. Kebutuhan tenaga kerja di bidang yang sudah diakui sebagai bidang garapan dan tanggung jawab TEKNIK FISIKA yaitu oil and gas company , geothermal, mining (pertambangan), energi baru dan terbarukan (EBT),industri, konstruksi dan manufacturing.
  2. Menghasilkan lulusan yang kreatif dan inovatif sehingga mampu menciptakan lapangan kerja (Techno Enterpreneur) dan menembus lapangan kerja global.
  3. Menciptakan bidang kajian baru yang relevan berbasis fisika dan bernuansa rekayasa.

Q: Siapa saja yang memberikan peran penting dalam TEKNIK FISIKA UNAS?
A: Ada 4 (empat) yang memberikan peran penting dalam TEKNIK FISIKA yaitu

  1. Mahasiswa. Mahasiswa adalah pemain atau pemeran utama dalam perkuliahan. Mahasiswa adalah orang yang akan lulus nantinya, membuka lapangan kerja (techno entrepreneur) atau bekerja pada perusahaan. Dalam perkuliahan, mahasiswa yang paling banyak berperan di kelas dan laboratorium, mempresentasikan pemahaman yang dimilikinya, mahasiswa harus memiliki soft skill (teknik komunikasi yang baik (public speaking),attitude yang baik, kerja sama tim, leadeship) dan hard skill (pemahaman pengetahuan (kognitif) dan psikomotorik yang menunjang seperti kemampuan dalam praktikum dan presentasi) yang ditunjukkan di hadapan dosen dan mahasiswa lainnya. Hasil akhirnya, mahasiswa harus menjadi orang yang lebih hebat, lebih cerdas dibandingkan dosen dan menjadi orang yang lebih bermanfaat di industri dan masyarakat luas serta menjadi pemimpin yang lebih berkualitas. Mahasiswa hebat adalah mahasiswa yang menjadi lebih baik dan lebih hebat dibandingkan dosen.
  2. Alumni, User (pengguna lulusan) dan masyarakat. Mereka adalah orang yang menentukan spesifikasi yang diperlukan lulusan TEKNIK FISIKA di dunia kerja. Soft skill dan hard skill apa saja yang dibutuhkan pasar kerja, ditentukan oleh mereka.
  3. Dosen. Dosen merupakan fasilitator atau coach. Dosen memfasilitasi dan melatih memahasiswa agar menjadi techno entrepreneur atau engineer yang siap bekerja di perusahaan/industri. Dosen menjembatani kebutuhan alumni, user, dan masyarakat akan lulusan TEKNIK FISIKA. Dosen bertanggung jawab untuk menfasilitasi dan melatih agar mahasiswa menjadi orang yang lebih hebat, lebih cerdas, lebih banyak berperan bagi masyarakat dibandingkan dosen.  Untuk itulah, prodi TEKNIK FISIKA selalu mengupayakan menjalin kerja sama terintegrasi dengan – prodi/fakultas/lembaga di dalam Universitas Nasional dalam hal pelatihan baik itu pelatihan teknik, pelatihan manajerial maupun pelatihan bahasa asing.          – universitas/lembaga di dalam negeri seperti TEKNIK FISIKA ITB dalam hal twinning program, perkuliahan dan penelitian, TEKNIK FISIKA ITS dalam hal perkuliahan S2 dan S3, Forum TEKNIK FISIKA se-Indonesia, PTN/PTS lainnya, BSN dalam hal perkuliahan Pengantar Standardisasi, PII dan perusahaan energi dalam hal penelitian, Pemda DKI dalam hal Teknologi Tepat Guna, dan lembaga penelitian dalam negeri.- perusahaan di dalam negeri tempat para alumni, pengguna lulusan TEKNIK FISIKA UNAS dan tempat kerja dosen praktisi dalam hal market requirement sehingga lulusan TEKNIK FISIKA siap pakai di industri/perusahaan- universitas di luar negeri seperti Robert Gordon University (RGU) di UK untuk kerja sama penelitian dan perkuliahan, Hankuk University di Korea untuk studi lanjut, Far East University di Korea dan 21 universitas di luar negeri lainnya untuk Credit Transfer mahasiswa TEKNIK FISIKA UNAS selama 1-2 semester di luar negeri, melalui bekerja sama dengan Kantor Kerjasama Internasional UNAS.TEKNIK FISIKA UNAS bersifat terbuka, dinamis dan sangat memahami pentingnya kerja sama sehingga semua pihak tetap menjalankan tugasnya masing-masing. Keilmuan serta kebutuhan lainnya dapat diperoleh TEKNIK FISIKA UNAS dengan adanya kerja sama tadi. Semua kerja sama dilakukan prodi TEKNIK FISIKA UNAS semata-mata untuk memfasilitasi mahasiswa sehingga menjadi lulusan sebagai seorang techno entrepreneur dan engineer yang siap pakai.
  4. Karyawan. Karyawan adalah orang yang mendukung administrasi bagi mahasiswa dan dosen.

Q: Dengan perkembangan saat ini, lulusan harus memiliki soft skill. Apakah TEKNIK FISIKA UNAS memfasilitasi saya dalam hal peningkatan soft skill?
A: Iya benar. Soft skill menjadi yang test pertama saat Anda ingin memasuki dunia kerja. Soft skill merupakan market requirement yang diberikan alumni, user dan masyarakat untuk lulusan. Semua yang menjadi kebutuhan lulusan menjadi tanggung jawab kami. Untuk itulah dalam Kurikulum Operasional, ada Mata Kuliah Perilaku Organisasi dan Manajemen Proyek. Dalam kuliah ini, dipelajari bagaimana Anda berperilaku baik dalam organisasi dimana hubungan Anda dengan atasan, sub ordinate (bawahan) dan mitra sangat penting. Anda harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik sehingga dapat mendelegasikan pekerjaan dan bekerja sama dalam tim yang solid. Jika hubungan Anda dengan atasa, bawahan, mitra dan customer baik, maka pekerjaan Anda akan cepat selesai dan target terpenuhi. Selain itu, penunjang akademik lainnya seperti pelatihan dan aturan yang menunjang karir Anda nantinya diberikan oleh TEKNIK FISIKA UNAS, semuanya agar Anda memiliki soft skill dan hard skill yang penting bagi pekerjaan/karir Anda.