Dalam hal mewujudkan visi dan misi ini perlu di buat Rencana Induk Pengembangan yang terbagi dalam tahapan periode 2020-2024 yang fokus pada eksistensi pengelola fakultas seperti lulusan yang diakui secara Nasional yang mencirikan kekhasan program studi yang dinaungi yang menghasilkan inovator bahkan inkubator teknologi. Selanjutnya periode 2024-2028 yang difokuskan pada terwujudnya FTS UNAS sebagai bagian dari jejaring internasional dengan merealisasikan kerjasama riset dan pengembangan tidak saja dari dana internal namun juga dapat memperoleh sumber dana dari luar negeri. Dengan demikian FTS UNAS telah membuat dasar yang kuat untuk selanjutnya FTS UNAS sebagai bagian dari UNAS dalam mewujudkan Universitas berkelas dunia.

1. Program Dan Target Kinerja (2020-2024)

  • Bidang Pendidikan
    1. Persentasi mahasiswa yang lulus IP≥3 di atas 55%
      • Untuk mencapai target dan indikator ini, maka kegiatan belajar mengajar diantara mahasiswa dan tenaga akademik harus kondusif
    1. Jumlah lama masa studi mahasiswa tepat waktu 4 tahun di atas 60%
      • Untuk mencapai ini dilakukan pembatasan masa studi dengan pemantauan yang baik oleh dosen Penasehat Akademik
    1. Meningkatkan pembelajaran berbasis riset dengan target dosen tetap setiap prodi minimal 50% dosen yang melaksanakan penelitian wajib dimplementasikan dalam pengajaran.
    2. Persentasi program studi yang terakreditasi dengan predikat A minimal 50%
      • Untuk mencapai ini, persiapan akreditasi nasional untuk program studi perlu dilakukan dari jauh-jauh hari. (Menjalankan tata pamog, tata kelola, Tingkat partisipasi mahasiswa, SDM, Pengelolaan keuangan yang transparan, Pemenuhan Sarana dan Prasaranan, Pelaksanan Pendidikan berbasis capaian luaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat).
    1. Jumlah program studi yang akan menyelenggarakan program S2, minimal 1 program studi.
      • Untuk mencapai ini dapat dilakukan dengan menghimpun tenaga pengajar yang telah bergelar doktor bagi SDM FTS yang telah bergelar doktor.
    1. Meningkatkan partisipasi mahasiswa yang mengikuti program pertukaran mahasiswa, pertahun minimal 2 mahasiswa.
      • Upaya yang dapat dilakukan untuk kegiatan ini adalah penyebarluasan informasi terkait program-program pertukaran mahasiswa keluar negeri.
    1. Meningkatkan jumlah kegiatan mahasiswa dalam kompetisi tingkat nasional, minimal 1 kegiatan pertahun per prodi.
      • Usaha yang dilakukan untuk kegiatan ini adalah penyebarluasan informasi dan pemberian bantuan dana bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan kompetisi di ajang nasional
    1. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalan bahasa Inggris.
      • Indikator ini dapat dicapai dengan dosen menggunakan bahan referensi pengajaran yang berbasa Inggris.

 

  • Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
    1. Jumlah publikasi Internasional minimal 2 artikel pertahun baik yang terindeks database bereputasi dan tidak, jumlah publikasi nasional terakreditasi nasional minimal 4 artikel pertahun
      • Beberapa upaya untuk mencapai ini adalah dengan melakukan mentoring dan coaching terhadapa dosen peneliti untuk mengikuti kegiatan hibah penelitian nasional dengan luaran wajib adalah pubikasi. Usaha berikutnya adalah membentuk tim pada level prodi untuk memantau peningkatan kualitas penelitian. Usaha yang lain adalah mengadakan pelatihan rutin terkait penulisan ilmiah dalam Bahasa Inggris.
    1. Jumlah HKI minimal 1 HKI pertahun.
      • Untuk mencapai ini, diperlukan usaha sosialisasi kepada dosen maupun mahasiswa dan pelatihan dalam pembuatan draft HKI.
    1. Memiliki 1 jurnal yang terakreditasi Nasional/SINTA.
      • Upaya yang dilakukan untuk mencapainya yaitu dengan mendaftarkan indeksasi secara nasional dan internasional serta mengajukan proses akreditasi dengan memenuhi poin-poin akreditasi jurnal.
    1. Meningkatkan jumlah dana kegiatan penelitian.
      • Untuk mencapai ini yaitu dengan meningkatkan produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dengan cara melakukan kerjasama kemitraan dengan institusi dalam dan luar negeri.

          

  • Bidang SDM
    1. Peningkatan tenaga akademik dengan kualifikasi S3, minimal 3 dosen bergelar Doktor setiap prodi.
      • Indikator ini dicapai dengan melakukan sosialisasi skema beasiswa untuk dosen.
    1. Meningkatkan tenaga akademik dengan kualifikasi jabatan guru besar, minimal 1 guru besar setiap prodi dan lektor kepala.
      • Indikator ini dicapai dengan melakukan pelatihan penulisan jurnal internasional bereputasi dan membentuk tim pada level fakultas untuk memantau aktivitas dan membantu menyiapkan publikasi internasional.
    1. Meningkatkan kemampuan dosen dalam menguasai Bahasa Inggris.
      • Indikator ini dapat dicapai dengan mewajibkan dosen menggunakan referensi maupun bahan presentasi kuliah dalam Bahasa Inggris.

 

  • Bidang Pendanaan
    1. Mengupayakan diperolehnya jumlah dana dari kemitraan
      • Upaya yang dilakukan adalah kerjasama dengan bidang indsutri yang terkait dengan program studi dengan (link and match) menghubungkan hasil karya fakultas atau prodi (Tugas Akhir). Melakukan kontak dengan alumni yang telah sukses berkarir sebagai sponsor kegiatan fakultas dan prodi. Juga melakukan kerjasama dengan asosiasi, Yayasan (foundations) dan perusahahan seperti Corporate Social Responsibility.

           

  • Bidang Sarana dan Prasarana
    1. Meningkatkan jumlah laboratoriun di program studi
      • Upaya yang dapat dicapai adalah pemekaran laboratorium dengan membagi bidang-bidang yang dikembangkan di prodi.
    1. Revitalisasi fasilitas dan peralatan laboratorium.
      • Upaya yang dilakukan adalah modernisasi peralatan lab sehingga layak digunakan sebagai sarana praktikum bagi mahasiswa
    1. Penyediaan fasilitas coaching, training maupun mentoring
      • Upaya ini dapat dilihat dengan disediakannya fasilitas teleconference untuk dapat digunakan pada interaksi belajar mengajar.

 

  • Bidang Manajemen Fakultas
    1. Optimalisasi SOP unit kerja
      • Indikator ini dicapai dengan danya pendataan hasil evaluasi unit kerja yang dilanjutkan dengan pembuatan SOP secara rapih dan sistematis, Indikator lain adalah dapat meningkatkan efisiensi efektivitas kerja pada unit kerja yang juga dapat digunakan sebagi monitoring unit kerja serta transparansi.

 

  • Bidang Kemahasiswaan
    1. Meningkatkan jumlah mahasiswa program studi
      • Indikator jumlah mahasiswa minimal berjumlah 100 orang mahasiswa. Upaya yang akan dilakukan adalah dengan melakukan promosi yang yang inovatif dengan membuat kegiatan bersama antara FTS dan sekolah-sekolah yang berpotensi masuk ke FTS UNAS. Memaksimalkan penggunaan teknologi sebagai tools untuk promosi, pembuatan konten yang menarik di website FTS dan Prodi.

 

2. Arah Kebijakan dan Strategi

  • Tahun 2049 menjadi salah satu tonggak sejarah penting dalam perjalanannya sebagai Universitas karena pada saat itu UNAS telah berjuang melakukan layanan Pendidikan bagi Bangsa Indonesia selama 100 Tahun. Oleh karenanya rencana akademik di periode 2020-2024 memiliki posisi penting dalam peran serta FTS dalam memandu perjalanan menuju 100 tahun UNAS.
  • Dalam memetakan keberadaan UNAS saat ini masih berada pada Teaching University, belum memenuhi kriteria Research University atau belum sampai pada kriteria yang disebut Entrepreneur University. Namun demikian FTS harus mengambil langkah strategis yang sistematis untuk mewujudkan fakultas yang unggul dalam bidang pendidikan, bidang penelitian bahkan dalam bidang inovasi.
  • Unggul dalam bidang Pendidikan harus dicerminkan dengan Raihan akreditasi A pada program studi yang ada dilingkungan FTS.
    • Di bidang penelitian dan inovasi, harus dicirikan dengan jumlah publikasi FTS terideks dan kuantitas yang meningkat sesuai rasio dosen disetiap prodi dan jumlah paten yang telah grantedpertahun.
    • Sedangkan dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, teknologi tepat guna dapat dihasilkan sesuai dengan rasio dosen di FTS.
    • Strategi yang perlu diambil dalam merespon kondisi saat ini adalah dalam bidang Pendidikan yaitu menegakkan standar dan capaian akreditasi, mengembangkan program-program yang terintegrasi antardisiplin dan menguatkan kerja sama Pendidikan dengan berbagai pihak dalam dan luar negeri.
    • Dalam bidang penelitian yang akan dilakukan adalah sesegera mungkin meningkatkan produktivitas penelitian dari segi kualitas dan kuantitas dan meningkatkan kerjasama penelitian.
    • Pada bagian SDM, peningkatan kapasitas tenaga akademik harus memiliki kemampuan akademik yang tinggi sehingga dapat menjadi panutan bagi para lulusan, serta diberikan penghargaan kepada SDM yang menunjukkan kinerja secara maksimum dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi.

 

3. Pandangan umum tentang capaian pembelajaran/kompetensi lulusan

  • Prediksi beberapa literasi memberikan pernyataan bahwa tahun 2030 diperkirakan 800k jenis pekerjaan akan hilang, tergantikan dengan robot yang memiliki kcerdasan buatan menyamai kecerdasan manusia, robot memiliki kemampuan sampai ke aspek teknis yang tidak dapat dikerjakan oleh manusia. Sehingga perlu antisipasi kompetensi lulusan untuk dapat bersaing dengan kondisi yang ada dua dasawarsa kedepan.
  • Kemampuan lulusan juga harus dibekali sikap yang keingin tahuan yang tinggi selain juga kemampuan untuk mau terus belajar sepanjang hayat.
  • Kompetensi lulusan FTS harus memiliki kemampuan seperti(1) Bahasa Inggris,karena bahasa Inggris sudah menjadi Bahasa pengantar untuk seluruh jenis literasi, sehingga dengan menguasai bahasa Inggris dapat lebih mempermudah pemahaman tentang informasi yang ada, (2) Bahasa Pemrograman (coder), saat ini pembangunan yang nyata dapat dibangun secara virtual yang dapat dibuat dengan menguasai program/coding, (3) serta Statistik, yaitu kemampuan untuk membaca trend, dengan mengolah data dan melakukan analisis data dengan statistik.
  • Untuk dosen-dosen sendiri perlu nuansa akademik diantaranya seperti mentoring atau coaching untuk upaya belajar sepanjang hayat.